Chat with us, powered by LiveChat

TINJU DARI ERIK LAMELA

Agen sbobet terpercaya -|| BBM : Bigbet99 | WA : +6282311818925 ||- Di sana terdapat waktu ketika kemenangan apapun akan bisa dan, bagi Tottenham, ini adalah tepat hal itu. Sang burung nazar telah berputar-putar diatas mereka sejak tiga kekalahan dan para sejarawan membalik kembali ke masa musim semi tahun 2004, terakhir kali mereka kalah empat pertandingan berturut-turut di dalam satu musim. Mouricio Pochettino membutuhkan para pemainnya untuk berdiri tegak pada apa yang telah menjadi acara Liga Premier yang lebih menguji untuk klub yang lebih besar; mereka telah melakukan itu dan, ketika performanya telah entah bagaimana menurun pada apa yang terbaik dari mereka, beberapa sugesti dari kembalinya kondisi juga berkerlip.

Agen judi sbobet terpercaya Yang utama diantara mereka adalah yang kedua, gol yang paling menentukan, dicetak oleh Erik Lamela setelah sebuah serangan yang seperti pedang rapier yang Tottenham telah buat ciri khas mereka di bawah Pochettino. Lamela telah menggantukan Son Heung-min delapan menit sebelum mengambil penguasaan bola tepat di sisi area Brighton dan, melalui Lukas Moura, mengerjakan bola itu ke Danny Rose. Dia terus berlari dan telah diberikan dengan sebuah potongan yang akurat yang dimana, tanpa mengurangi kecepatan langkahnya, dia sapu melewati Mat Ryan.

“Itu adalah bagaimana Saya ingin bermain, bagaimana kami merasakan sepak bola,” ujar Pochettino pada pembentukan gol itu, walau Spurs menunjukkan sisi lain yang membuat dirinya lebih senang lagi. Dua telah menunjuk pada mempertanyakan keteguhan mereka setelah penundukan pada waktu akhir mereka oleh Internazionale pada hari Rabu dan di sini, diantara kondisi buruk melawan sebuah tim yang telah mengambil 10 poin dari empat pertandingan kandang mereka yang lalu melawan enam besar dari musim lalu, mereka menghadapi sebuah tantangan seperti telah dibuat dengan tepat unutk siapapun yang penasaran soal respon mereka.

Judi online sbobet terercaya Mereka sedikit beruntung bahwa Gleen Murray, dengan percuma mendapat handball tendangan bebas Kieran Tippier, memberikan Harry Kane kesempatan untuk menyingkirkan jaring laba-laba yang telah terkumpul pada saat babak pertama yang jadi semakin membosankan. Mereka telah beruntung juga, bahwa tendangan Anthony Knockaert langsung menuju pada Paulo Gazzaniga di menit ke 66 ketika dia seharusnya menyamakan kedudukan. Di sana bahkan terdapat sebuah goyangan yang tidak pernah terjadi sebelumnya pada akhir setelah Konckaert, yang sedikit terlambat pada pelaksanaanya, mendapatkan keseimbangannya kembali tepat dengan sebuah penyelesaian yang bagus.

Tapi Pochettino melihat cukup untuk merasa Tottenham telah mendapatkan kembali sesuatu yang, bahkan walau hanya untuk tiga minggu, telah hilang dulu.

“Saya rasa semangat yang kami tunjukkan hari ini adalah semangat yang Saya ingin lihat di dalam semua pertandingan,” ujar dia. “Tim ini telah fantastis pada cara bagaimana mereka bertahan; mentalitas untuk bertarung ini dan selalu memberikan yang terbaik. Itu adalah apa yang paling membuat Saya puas hari ini.”

Tottenham memulai dengan penuh penguasaan dan mungkin telah mengambil keunggulan ketika Toby Alderweireld, bertemu dengan tendangan sudut Trippier dengan sebuah sundulan keras yang memantul pada Gaeten Bong, menuntun pada sebuah penyelamatan melayang satu tangan dari Ryan. Kedua pemain telah dipanggil kembali setelah melewatkan pertandingan di San Siro untuk apa yang disebut Pochettino dengan “alasan teknis”; Trippier telah terlibat dengan besar di awal tapi, setelah penyemangatan awal, tempo mereka melambat dan keraguan pun mulai merayap kembali.

Pada waktu setengah jam mereka telah melihat 78% dari penguasaan bola tapi di sana hanya ada sedikit yang bisa ditunjukkan dari itu; kecepatan pemikiran yang dibutuhkan untuk membuka lawan yang kelihatannya senang saja untuk bermain pada babak pertama tanpa gol itu telah, tidak untuk pertama kali pada musim ini, secara menakutkan sangat nampak.

Agen bola sbobet terpercaya Kemudian Murray, melompat masuk ke tembok dan memantulkan bola dengan tangannya ketika Davy Propper disebelahnya telah siap untuk menerima satu di wajah untuk timnya, membuka pintu bagi Tottenham dan Kane mengalahkan Ryan dengan percaya diri dari titik pinalti. Penonton tuan rumah melolong dengan ejekan; pada kenyataannya di sana tidak ada perdebatan soal keputusan Christopher Kavanagh, walau Chris Hughton merasa bahwa pemberian dari tendangan bebas itu sendiri telah cukup lunak.

Hughton juga merasa Brighton harusnya mendapatkan pinalti mereka sendiri di dalam babak kedua ketika Eric Dier terlihat unutk menarik baju Lewis Dunk. Tapi rasa frustasi yang lebih besar adalah bahwa, pada saat keadaan penekanan yang ganas, agen judi online sbobet terpercaya Knockaert menembak langsung ke arah Gazzaniga setelah melakukan pekerjaan yang berat memotong masuk Jan Vertogen. Di dalam periode kacau pada waktu tambahan Knockaert mencetak angka, melihat Ryan menyelamatkan satu lawan satu dari Kane, dan mendapatkan satu penghentian lain dari sang penjaga gawang dengan aksi terakhir di pertandingan itu. Satu kaki di kanan dan, tiba-tiba, proklamasi soal keteguhan Spurs itu akan terlihat jauh lebih lemah.

“Bagi Saya dia adalah ‘man of the match’,” ujar Pochettino soal Gazzaniga, sebuah panggilan di akhir menggantikan posisi Michel Vorm yang cidera. “Dia itu fantastis – kepribadiannya dan karakter yang dia miliki.” Itu adalah aspek yang dia cari diatas semuanya dan, dengan beberapa halangan di sepanjang jalan, mereka adalah tepat yang apa yang dia telah berikan.